Tampilkan postingan dengan label Kolom Kita. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Kolom Kita. Tampilkan semua postingan

Selasa, 26 Maret 2013

Nurul Fikri Rebut Juara Umum Pospekab Serang


Serang – Pondok Pesantren Ibnu Salam Nurul Fikri sukses meraih juara umum pada ajang Pekan Olahraga dan Seni Antar-Pesantren Tingkat Kabupaten (Pospekab) IV Serang. Pospekab IV Serang ini diikuti sekira 300 santri dari 13 Ponpes se-Kabupaten Serang. Pertandingan digelar di tiga tempat, yakni di Ponpes Al-Mansyur Darunnajah Pabuaran, gedung serba guna di Ciomas, serta di Gedung PDI Perjuangan Banten, Kota Serang, Sabtu-Minggu, 16-17 Maret 2013.
Dari 12 cabang olahraga dan seni yang dipertandingkan, Nurul Fikri sukses menguasai juara cabang olahraga pencak silat hampir di semua kelas putra maupun putri. Tidak hanya itu, Nurul Fikri juga menjadi yang terbaik di tiga cabang pertandingan putra, yakni juara pertama bola basket, pidato bahasa inggris dan pidato bahasa indonesia. Sementara, dari sebelas cabang olahraga dan seni yang dipertandingkan untuk santri putri, Nurul Fikri sukses menggondol juara pertama bola basket dan juara pertama pidato bahasa inggris.
Guru olahraga Ponpes Nurul Fikri, Edi Yusuf mengapresiasi semua santrinya yang sudah bekerja keras mengharumkan nama baik pesantrennya di kancah Kabupaten Serang. Kata dia, gelar juara ini bukan kali pertama, pada Pospekab sebelumnya, Nurul Fikri pun menyabet juara umum. “Kami merasa pembinaan yang kami lakukan tidak sia-sia. Selama ini kami jadikan kegiatan olahraga sebagai ekstrakurikuler santri, terutama pencak silat yang kami wajibkan mulai kelas I SMP sampai kelas III SMA,” ujarnya.
Edi berharap prestasi olahraga di Pesantrennya bisa lebih baik lagi. Setelah sukses di Pospekab IV Serang, kini pihaknya akan bersiap mengikuti Pospekab IV Provinsi Banten yang akan dihelat bulan depan. “Karena dari FSPP Kabupaten Serang tidak ada pemusatan latihan. Dalam waktu singkat ini, kita akan optimalkan latihan di dalam pesantren,” ungkapnya.
Sementara itu, Sekretaris FSPP Kabupaten Serang Syihabudin mengapresiasi para juara Pospekab IV. Selanjutnya, kata dia, para pemenang akan mewakili ajang serupa untuk tingkat Provinsi Banten pada 24 April mendatang di Kota Serang. “ Saya ucapkan selamat, secara umum penyelenggaraan kejuaraan ini berjalan sukses,” ungkapnya.
(dikutip dari Harian Radar Banten, edisi Senin, 18 Maret 2013)

sumber : www.nfbs.or.id

Science Internal Competitions (SIC) SMAI NFBS


Serang – Satu lagi kompetisi sains yang rutin digelar SMA Islam NFBS yang sekaligus menjadi ajang seleksi santri untuk mewakili SMAI NFBS dalam Olimpiade Sains Nasional (OSN). Ajang ini bertajuk Science Internal Competitions (SIC). Sebagaimana diketahui, tahun lalu SMA Islam NFBS mendominasi OSN tingkat Kabupaten Serang dengan menyapu bersih gelar juara di delapan mata pelajaran yang diperlombakan.
SIC tahun ini dilaksanakan pada hari Jum’at (08/02) bertempat di empat ruangan kelas, yaitu : Kelas Science, Sosial, Mathematics dan Language. Delapan mata pelajaran yang diperlombakan adalah Matematika, Astronomi, Kebumian, Fisika, Kimia, Ekonomi, TIK dan Biologi. Dari masing-masing pelajaran diambil 6 orang santri terbaik untuk diikutsertakan dalam pelatihan khusus hingga nantinya akan kembali diseleksi menjadi 3 orang santri terbaik setiap mata pelajaran untuk menjadi delegasi SMAI NFBS dalam OSN.
Berikut ini adalah nama-nama santri yang berhasil lolos dan mengikuti pelatihan khusus :
Matematika : Muhammad Al Jundi, M. Irfan Fanani, Tsabita Nisaa K, Khadijah Sajarana, Nurhanifah Hamdah, Zafitra Emirald.
Biologi : Agnia Vibriani, M. Reza Alfaatiansyah, Hazna Noor Meidina, Aulia Furqan, Azwar Annan, Imam Godly Alam.
Astronomi : Annisa Nazifa Salman, Rofiqoh Dzahabiyah, Azzam Al hanif, Pandu Ramadhan, Dea Faadhilah Rysdianti, Bambang Wicaksono.
Kebumian : Atikah Nurina, M. Ilham Ramadhan, Amany Islam Putri Bintang, Adianto Muhammad Raihan, Ammar Muzhaffar, Fairuz Nabila.
Fisika : Yahya Ayash, Puja Dies Farikhah, Tanisa Larasati Putri, Hilman Abdurahman, Zaid Sulaiman, Faiz Muhammad Al-As’ady.
Kimia : Raania Amaani, Ahsan Sibghotullah, Afifah Ufairah Husna, wulan Arini W, Randa Indra R, A. Agung Herucokro.
Ekonomi : Firza R.R, Betari Ayu, Husna Faizah, Hasna Aulia Rahma, M. Amin Rais, Rifqi Hanif.
Teknologi Informasi Komunikasi : Norman A.R, Muhammad Hanif, Indah Shafira ZD, Zahrah Citra H, Hilmy Saiful Alam, Irfan Ariq.

Sumber : www.nfbs.or.id

Santri SMA Islam NFBS Di Final ISPO 2013


Depok – Satu tim SMA Islam NFBS berhasil lolos ke final Indonesian Science Project Olympiad (ISPO) 2013. Tim ini terdiri dari dua orang santri kelas 10, mereka adalah Areta Nur Salsabila Jati dan Faiqotul Himmah dengan Guru pendamping, Ustadz Adha Firmansyah. karya mereka yang berjudul “Automation Cigarette Smoke Filtration System Based Sansivieria” bertemakan lingkungan hidup juga direncanakan untuk tampil dalam ajang International Environmental Project Olympiad (Inepo - Euroasia) di Eropa, tepatnya di Azerbaijan pada bulan April 2013 mendatang.
Final ISPO 2013 dilaksanakan di Gedung Balairung Universitas Indonesia pada tanggal 26-28 Februari 2013. Sebanyak 150 tim finalis dari seluruh Indonesia unjuk kebolehan mereka dalam membuat proyek sains yang dikelompokan dalam beberapa kategori. Seperti : Lingkungan Hidup, Biologi, Kimia, Fisika, IT dan Teknologi Terapan. Seluruh peserta yang mengikuti babak penyisihan lebih dari 1000 tim.
Sebelum lolos ke final ISPO, para peserta terlebih dahulu diseleksi berdasarkan proyek sains berbentuk karya tulis ilmiah yang mereka kirimkan ke panitia ISPO 2013. Lalu kemudian penelitian-penelitian tersebut diseleksi berdasarkan keunikan dan orisinalitas ide. Para juara ISPO akan diikutsertakan dalam ISPO tingkat Internasional.
Proyek penelitian sains yang dilakukan oleh tim SMAI NFBS ialah pembuatan ruang filtrasi asap rokok berbasiskan tanaman Sansiviera atau yang dikenal dengan tanaman Lidah Mertua. Ide ini muncul berdasarkan rasa keprihatinan mengenai jumlah perokok aktif di Indonesia dan dampak yang merugikan bagi para perokok pasif. Tujuan dari proyek sains ini adalah untuk meminimalisir dampak buruk dari asap rokok bagi lingkungan disamping itu upaya edukasi tentang bahaya rokok harus terus digalakan.
Semoga usaha oleh santri-santri SMA Islam NFBS di ISPO 2013 ini dapat meraih hasil maksimal dan tentu saja, hasil penelitian mereka dapat bermanfaat sebesar-besarnya bagi sesama. Di SMA Islam NFBS setiap tahun para santri kelas 11 diwajibkan untuk membuat karya ilmiah sebagi syarat kenaikan kelas. Maka, para santri tidak asing dengan dunia penelitian. [ta]

Sumber : www.nfbs.or.id

Alumni Back To School


Serang - Untuk memfasilitasi santri kelas 12 SMA Islam NFBS yang setelah lulus akan melanjutkan ke jenjang perkuliahan, maka tanggal 26-27 Januari 2013 kemarin, NFBS membuat event Alumni Back to School. Acara ini bertujuan agar para santri kelas 12 mendapatkan pengetahuan mengenai beberapa universitas yang mungkin mereka minati untuk meneruskan pendidikan ke jenjang selanjutnya. Sesuai nama acaranya, sekolah mendatangkan para alumni NFBS yang kini sudah mengenyam pendidikan di perguruan tinggi negeri maupun swasta. Ada 14 perguruan tinggi yang hadir pada acara itu yang tentu terdiri dari alumni-alumni NFBS yang ada di setiap universitas tersebut.
Dimulai pada tanggal 26 Januari 2013, para alumni dari setiap universitas dipersilahkan untuk presentasi di depan santri kelas 12, tentu dengan menjelaskan sejarah, fakultas, jurusan, dan kelebihan dari masing-masing Universitas. Setelah semua presentasi selesai, para alumni tersebut membuka stand yang letaknya di lapangan basket tholibah (santri putri). Pembukaan stand tersebut dimaksudkan agar para santri dapat dengan bebas bertanya dan mengenal lebih jauh hal-hal mengenai jurusan dari universitas yang mereka minati. Ada juga beberapa Universitas yang memberikan beberapa souvenir sebagai tanda penyemangat untuk para adik kelas 12. Setelah semuanya selesai, perlengkapan beserta stand-stand sudah rapi dibersihkan, para alumni dikumpulkan di Mini Theater untuk sekedar berdiskusi dan berbincang bersama Kepala Sekolah SMA Islam NFBS, Ust. H.R. Win Wirawan, S.Pd mengenai dunia perkuliahan.
Kemudian keesokan harinya para alumni tersebut kembali membuka stand di kolam renang di mana pada hari itu adalah pertemuan orang tua murid. Maka, bukan hanya santri saja pada hari itu yang bertanya mengenai universitas, namun para orangtua santri juga ikut bertanya dan mencari tahu seluk beluk setiap universitas yang hadir pada hari itu. Setelah acara itu selesai para alumni dikumpulkan kembali untuk photo session bersama para guru-guru NFBS anyer. ternyata, 2 hari itu merupakan hari yang bermanfaat untuk saling berbagi ilmu.
Tidak hanya itu, event Alumni Back to School ini ternyata juga dimanfaatkan oleh para alumni untuk melakukan reuni kecil-kecilan. Temu kangen dengan beberapa teman lama untuk mengobati rindu yang mungkin selama ini tertanam. Acara ini juga meningkatkan silaturahmi antar angkatan serta memberikan energi positif untuk adik-adik kelas yang sebentar lagi akan mengikuti ujian nasional dan ujian masuk perguruan tinggi.
Semoga acara ini akan terus terselenggara dari tahun ke tahun agar pengetahuan yang dimiliki oleh para alumni dapat terus dibagikan serta memiliki esensi untuk generasi ke depannya.
Oleh : Chenia Ilma Kirana (Mahasiswi UNPAD / alumni SMA NFBS)

Sumber : www.nfbs.or.id

Rabu, 14 November 2012

Ketua OSIS SMAI NFBS Jadi “Ketua DPR RI“



Jakarta (10/11) – Ketua OSIS SMAI NFBS, Muhammad Ruhiyat Haririe didaulat menjadi “Ketua DPR RI” dalam simulasi sidang paripurna pada kegiatan Parlemen Remaja dan terpilih sebagai peserta terbaik kedua. DPR RI kembali memberi kesempatan kepada siswa SMA terbaik dari seluruh Indonesia mengikuti kegiatan Parlemen Remaja. Acara dalam rangka peringatan Hari Demokrasi se-Dunia ini digelar untuk yang ke-6 kalinya di Jakarta pada tanggal 6-10 November 2012.
Wakil Ketua DPR RI Priyo Budi Santoso berharap peserta dapat memanfaatkan waktu sebaik-baiknya selama mengikuti rangkaian program untuk mempelajari kegiatan kedewanan. Politisi Fraksi Partai Golkar ini mengaku tidak mudah mengakomodir beragam kepentingan di parlemen. “Coba nanti dalam kegiatan simulasi kita uji nyali baik pimpinan maupun anggota, apa bisa tidak mempertemukan perbedaan itu. Kalau kalian bisa berarti kalian lolos menjadi calon pimpinan masa depan,” ujar Priyo disambut tepuk tangan peserta.
Dalam kesempatan tersebut Priyo menyerahkan palu sidang kepada Ketua DPR versi Parlemen Remaja Muhammad Ruhiyat Haririe, siswa SMA Islam Nurul Fikri Boarding School, Banten. Ia akan menjadi pimpinan simulasi sidang paripurna menuntaskan RUU Fakir Miskin.
“Ternyata pusing juga memimpin rapat mungkin kita yang selama ini sedikit-sedikit protes sepertinya perlu merasakan sulitnya memimpin dan mencari titik temu diantara beragam perbedaan. Saya rasa program seperti Parlemen Remaja layak disosialisasikan kepada masyarakat agar tidak asal protes,” ujar Haririe.
“Peserta Parlemen Remaja kita bekali dengan pemahaman tugas, fungsi dan wewenang DPR. Mereka mengikuti kegiatan simulasi persidangan termasuk tantangan untuk menuntaskan RUU Penanganan Fakir Miskin,” kata Kepala Biro Humas dan Pemberitaan Setjen DPR RI, Jaka Dwi Winarko, di Jakarta. Ia menambahkan peserta kali ini berasal dari tingkatan SMA/SMK/MA yang telah berhasil lolos tahap seleksi. Mereka diminta menulis esai dengan judul yang telah ditetapkan panitia kerja sama Setjen DPR RI dengan Universitas Indonesia. 4 penulis esai terbaik dari setiap provinsi ditetapkan menjadi peserta Parlemen Remaja 2012.
Kegiatan pembekalan dipusatkan di Wisma DPR, Grya Sabha Kopo, Puncak, Jawa Barat. Beberapa anggota DPR menjadi pemateri diantaranya Wakil Ketua Komisi II Ganjar Pranowo, anggota Komisi VIII Syaiful Anwar. Selain itu peserta mendapat penjelasan tentang permasalahan fakir miskin di Indonesia dari Dirjen Pemberdayaan Sosial dan Penanganan Kemiskinan, Kemensos.
Setelah menyelesaikan proses pembekalan para peserta mengikuti kegiatan puncak yang dipusatkan di Ruang Rapat Paripurna DPR. “Ini puncak kegiatan, para peserta Parlemen Remaja mengikuti persidangan satu hari penuh di ruang rapat sebenarnya. Mereka bekerja seperti anggota dewan, bersidang, berdebat, ibaratnya ini seperti sehari menjadi anggota DPR,” lanjut Jaka.
Ia berharap kegiatan Parlemen Remaja yang menjadi agenda tetap DPR setiap tahun dapat membantu generasi muda dalam memahami tugas-tugas kedewanan. Padasaatnya sebagian peserta akan menjadi politisi handal, yang akan melanjutkan pembangunan demokratisasi di tanah air. (sumber : www.dpr.go.id)

Senin, 05 November 2012

KETUA OSIS SMAI NURUL FIKRI WAKILI BANTEN DALAM ISLC

Depok, 4/11/12 - Tahun ini Universitas Indonesia kembali mengadakan sebuah acara yang merupakan hasil kerjasama antara Indonesian Leadership Development Program atau ILDP dengan Direktorat Kemahasiswaan Universitas Indonesia. Acara yang digelar di Universitas Indonesia selama 4 hari ini sejak tanggal 1 - 4 November ini menghadirkan 100 ketua OSIS terpilih seluruh Indonesia. Dibuka pada pukul 16.00 oleh Pipin Sopian, S.Ip yang bertindak sebagai direktur ILDP yang bertempat di balai sidang Universitas Indonesia.
Acara pertama adalah Talkshow bersama ibu guru kembar dan Mapres Indonesia 2012 Muhammad Iman Usman yang juga pernah berpidato mewakili Indonesia pada sidang PBB. Sesi pertama pun ditutup dengan sholat maghrib dan makan malam bersama.
Sesi kedua dilanjutkan dengan training motivasi bersama Ahmad Bashori, trainer JOSS indonesia. dengan Slogannya JOSS, Jujur Optimis Semangat dan Simpatik, para peserta terlihat sangat menikmati training motivasi tersebut. Sesi keduapun berakhir pada pukul 20.30 dan peserta diarahkan untuk beristirahat di wisma makara.
Esoknya adalah agenda outdoor, dimulai dengan sholat shubuh lalu senam pagi, outbond dan kunjungan fakultas. outbond berjalan dengan penuh semangat dari para peserta dan selama outbond tersebut peserta terlihat saling mengenalkan daerahnya masing-masing. dari mulai ujung sumatera yakni NAD, hingga yang terjauh dari Ambon. setelah outbond, para peserta membuat maskot kelompok mereka dan menerangkan fillosofinya. setelah itu mereka melakukan perang geriliya yaitu semacam perang air seperti pada benteng takesi.Siangnya pesertya diajak ke  Fakultas yang ada di Universitas Indonesia dan para peserta tercengang ketika melihat ada WAKAPOLRI yang berkesempatan berkunjung ke Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik. Sesi selanjutnya dilanjutkan dengan menyaksikan film Tanah surga di Cinemax UI. Peserta terlihat sangat menghayati makna dari film tersebut. lalu pesertapun kembali beristirahat di Wisma Makara.
Sabtu Pagi peserta memulai kegiatan talkshow social enterpreuneur dan mendengarkan presentasi dai ibu Tri Mumpuni, Pendiri IBEKA, perwakilan MENSOS, dan pada sorenya para peserta belajar melakukan simulasi negosiasi atua conference. Pada malam minggu, peserta merasa kaget dalam acara makan malam bersama karena pada malam tersebut berkesempatan hadir Ketua Dewan Pertimbangan Presiden bidang Ekonomi dan Lingkungan HIdup, Prof. Dr. Emil Salim, S.E, M.E yang juga sebagai guru besar Economic Faculty Of Indonesia University dan juga berkesempatan Hadir MIss Indonesia. Dalam Acara tersebut di umumkan pula peserta yang mendapat penghargaan Essai terbaik dan salahsatunya adalah ketua OSIS dari SMAI Nurul Fikri Boarding School yaitu Muhammad Ruhiyat Hariri dengan judul Essai "MERDEKAKAH BANGSA KITA ?" dan juga essai tersebut dimuat dalam sebuah buku yang berjudul "YOUR WAYS, YOUR ACTION".
Pada hari terakhir, peserta melakukan Musyawarah Nasional Forum OSIS Nusantara dan berhasil melahirkan  Koordinator pusat baru serta berhasil melahirkan 96 pemimpin muda Indonesia yang tersebar iseluruh Indonesia. semoga 96 pemimpin muda yang menjadi peserta ISLC 2012 ini dapat menjadi langkah awal dalam melakukan perubahan bagi Indonesia serta dapat mengaplikasikan ilmunya bagi penyelesaian masalah yang kini sedang bangsa Indonesia hadapi. 

Senin, 29 Oktober 2012

PEMBUKAAN LPI III

CINANGKA-  Lapangan basket, minggu (28/10) pagi, jam 07.00 WIB. Dimana biasanya pada saat ini para santri berdiam di asrama bersantai untuk menikmati indah dan segarnya pagi hari di hari minggu yang mana dihari tersebut para siswa terbebas dari kejenuhan sekolah dan mengekspresikannya dengan  berolahraga dan hal apapun yang bisa mereka lakukan untuk menghilangkan rasa jenuh tersebut.
            Namun, pada hari ini, tepatnya di lapangan basket tholib ada sesuatu yang berbeda, yang mana para siswa dengan semangatnya berdiri di lapangan basket yang disirami dengan mentari pagi. Sesuatu yang berbeda itu adalah pembukaan LPI III.
            Acara tersebut diawali dengan pembacaan ayat suci alqur’ an yang di bacakan oleh muhammad fadhil wicaksono untuk memberkahi pembukaan LPI III supaya pembukaan tersebut di berkahi oleh allah SWT. Acara tersebut dilanjutkan dengan sambutan yang di sampaikan oleh Ustadz Win Wirawan.
Ustadz Win Wirawan, dalam sambutannya , berharap dengan di adakannya LPI III ini, biasa jadi ajang dimana untuk melatih mental para siswa yang nantinya jika mengikuti lomba di luar mental para siswa tidak kalah dengan mental lawan mereka nantinya. Dan nantinya ajang ini diharapkan bisa menjadi ajang untuk memperkuat kesehatan jasmani dan rohani para pesertanya, bukannya malah gara-gara mengikuti ajang ini para peserta mengalami sakit pada tubuh mereka.
“saya berharap dengan keikutsertaan kalian (para peserta) dalam ajang LPI ini, nantinya bisa melatih dan menjadi ajang seleksi, mental kalian untuk mengikuti ajang perlombaan yang di adakan di luar pesantren. Setelah Ustadz Win kembali ketempat duduknya, acara tersebut dilanjutkan dengan sambutan yang disampaikan oleh ketua panitia, yaitu Khalid Haidar Dzar Al-ghifari.
Seusai sambutan dari ketua panitia, giliran tim paskibralah yang mengibarkan spanduk LPI III. Dan disusul dengan penyerahan dan pertukaran baju antara perwakilan dari SMA yang diwakili oleh Ustadz Win Wirwan dan dari SMP yang diwakili oleh Ustadz Ricky  sebagai tanda kerjasama antara OSIS SMA Nurul Fikri Boarding School dengan OSIS SMP Nurul Fikri Boarding School. Lalu, acara tersebut ditutup dengan pembacaan doa yang disampaikan oleh Muhammad Fadhil. (WIN)

LPI III : ANTARA UKHUWAH DAN KEMENANGAN

  Seiring usainya Transfer Windows, kompetisi-kompetisi mulai bergulir kembali. Mulai dari Liga Serie-A, Bundes Liga hingga ISL pun juga telah memulai lembaran baru mereka. Tidak mau ketinggalan pula, liga yang sudah menemani kita selama kurang lebih hampir 3 tahun ini yaitu LPI, juga tengah memulai lembaran barunya.  Pertandingan, yang diselenggarakan pada akhir bulan Oktober 2012 oleh OSIS SMAI Nurul Fikri Boarding School. Suatu event yang berbasis internal, yaitu pertandingan sepak bola yang diadakan 1 kali dalam satu tahun ajaran dan berpesertakan siswa SMP & SMA Nurul Fikri yang mana ditujukan untuk menjaga ukhuwah islamiyah sebagai umat muslim. Masalah kemenangan, itu bukanlah tujuan utama, karena di dalam suatu kompetisi, yang namanya memperebutkan sebuah kemenangan, itu sudahlah biasa. namun di liga primer ibnusalam ini kami sebagai panitia akan mencoba untuk tetap menjaga ukhuwah diantara siswa- siswa yang mengikuti liga tersebut.
Pada umumnya, arti kata “ukhuwah” adalah persaudaraan,dan kemenangan merupakan suatu tujuan untuk menjadi yang terbaik dalam suatu aspek maupun dalam lingkup kompetisi. Lalu, apakah hubungan antara ukhuwah & kemenangan tersebut ? Hubungannya adalah ketika kita berada dalam suatu lingkup kompetisi, sudah menjadi hal umum para peserta memiliki hasrat untuk menjadi pemenang dalam kompetisi tersebut, namun dari aspek sosialnya lah yang lebih penting, yaitu ukhuwah tersebut.
          Coba saja kita mengambil contoh dari kisah para suporter-suporter yang berada di Indonesia, mereka tidak terima melihat tim kesayangannya terpuruk dalam kekalahan, kemudian melampiaskannya kepada pendukung tim lawan. Itu semua terjadi karena kurangnya ukhuwah yang terjalin di antara para supporter dan juga tim itu sendiri. Menjalin Persaudaraan itu lebih penting daripada kemenangan. Walau memang sudah menjadi hal umum ketika kita berkompetisi bertujuan untuk meraih kemenangan.Tapi, apabila kita berkompetisi secara tidak sehat, pada akhirnya kita juga lah yang akan menerima dampaknya.
 Oleh karena itu, dengan diselenggarakan event ini, diharapkan kita dapat memperat dan menjalin rasa ukhuwah islamiyah agar terciptanya suasana damai, kompak, ceria, dan saling berkompetisi dalam aspek positif diantara siswa Tholib Nurul Fikri ini. Juga, LPI III ini bertujuan untuk menciptakan rasa persatuan diantara angkatan peserta sendiri, maupun diantara angkatan peserta yang lain. (MFY&HSA)

LPI III : MELANJUTKAN TRADISI

  Sepak bola? Siapa sih yang ga kenal sama olahraga yang satu ini? Di dunia, olahraga yang satu ini sudah mendarah daging di kehidupan para penghuninya, olahraga yang satu ini bisa diterima dan dinikmati oleh berbagai kalangan,mulai dari yang hanya suka menontonnya,ataupun ikut bermain,mulai dari yang muda sampai yang tua, dari pria sampai wanita, semua pasti mengenal bahkan menyukai olahraga yang satu ini. Dan tak terkecuali di negeri kita yang tercinta ini.
Di Indonesia, sepakbola adalah salah satu olahraga yang paling favorit ,  begitu juga di sekolah kita ini.Sudah menjadi sebuah tradisi di sekolah kita ini untuk mengadakan sebuah liga persepakbolaan untuk para santri, tak terkecuali pada tahun ini. Program dari OSIS SMP dan SMA khususnya divisi olahraga akan kembali bekerja sama dengan divisi jurnalistik seperti pada tahun sebelumnya. Mungkin kalian penasaran, program apa sih yang sedang di rencanakan oleh 2 Divisi tersebut? Nah, program yang akan kami adakan adalah LPI.
Apasih kepanjangan dari LPI itu? LPI adalah singkatan dari Liga Primer Ibnusalam, suatu liga sepak bola yang menjadi wadah untuk menyalurkan bakat dan potensi para santri-santri NFBS dalam olahraga sepakbola yang mana masih terpendam di diri mereka masing-masing.
Mungkin jika menengok kesejarahnya, nama liga ini bukanlah LPI melainkan IBSL atau Ibnusalam Super League yang mana liga tersebut mengalami permasalahan yang menyebabkan liga tersebut berhenti di tengah musim.
Namun pada tahun kepengurusan angkatan 2009-2010 nama liga ini diganti menjadi ISL yaitu Ibnu Salam League, pada tahun itu peraturan disempurnakan kembali agar tidak terjadi kembali kesalahan seperti tahun sebelumnya dan harapan nantinya liga tersebut lebih baik lagi kedepannya.
Pada tahun berikutnya, dibawah kepengurusan angkatan 2010-2011, nama liga ini diganti kembali menjadi LPI yaitu Liga Primer Ibnusalam. Berharap ini akan menjadi sebuah tradisi di NFBS kita tercinta, kepengurusan angkatan 2011-2012 tidak terlalu banyak merombak LPI, hanya sedikit menyempurnakan aturan dan nama menjadi LPI II.
Ingin terus melanjutkan cita-cita dari kepengurusan sebelumnya, kami kepengurusan OSIS periode 2012-2013 akan mempersembahkan LPI III. Yang mana harapan kami bisa lebih baik lagi dibandingkan kepengurusan tahun –tahun sebelumnya dengan berusaha semaksimal mungkin. (WIN)

PENDIDIKAN PENDAHULUAN BELA NEGARA



Serang (25/10) – Untuk membentuk mental tangguh para santrinya, kali ini SMAI NFBS bekerjasama dengan Korem 064 Maulana Yusuf mengadakan program Pendidikan Pendahuluan Bela Negara (PPBN) 2012 yang melibatkan santri tholib dan tholibah kelas 10, 11 dan sebagian kelas 12. Program ini berlangsung selama 3 hari, tanggal 22-24 Oktober 2012 dengan pelatih-pelatih dari jajaram Korem dan Brimob serta unsur Majlis Ulama Indonesia (MUI) provinsi Banten.
Pelatihan itu sendiri bertempat di lapangan Soeripto, kawasan halang-rintang NFBS. Selama pelatihan para santri diharuskan tidur di tenda-tenda pleton yang telah disiapkan panitia dan hanya pulang ke asrama saat istirahat siang. Selain dilatih oleh personil-personil militer dan kepolisian, para santri juga didampingi oleh ustadz-ustadzah pendamping yang membina kepramukaan di NFBS.
Banyak pengetahuan dan pengalaman yang didapat para santri dari kegiatan ini, yaitu mereka ikut merasakan betapa “keras”nya disiplin militer hingga pengetahuan tentang nasionalisme, bela negara, ancaman-ancaman keamanan Negara yang berasal dari luar, pengetahuan tentang bahaya laten komunisme, pengetahuan tentang zat-zat berbahaya atau narkoba serta keterampilan berwira-usaha.
Kolonel TNI Tanri, Kepala Seksi Teritorial Korem 064/MY Banten, mengatakan sangat berterima kasih atas terselenggaranya kegiatan ini, beliau juga menyatakan kesiapannya bekerja-sama dengan NFBS dalam berbagai hal, seraya menutup perkataanya dengan ungkapan “Salam Indonesia merdeka, Allahu Akbar”.
Para santri menyambut kegiatan ini dengan antusias karena memberikan mereka sedikit gambaran tentang dunia militer dan pola kehidupan mereka. Tujuan yang ingin dicapai dari pelaksanaan program ini yaitu semakin tumbuhnya kedewasaan mental para santri dan semakin terbentuknya kualitas kedisiplinan mereka. Aamiin.

STAR OF THE MONTH



Oleh : Fahmi Irhamsyah, S.Pd (Wakasis SMAI NFBS)
Tiap manusia Allah hadirkan ke muka Bumi dalam keadaan unik dan memiliki kekhasan sehingga selalu ada perbedaan dalam diri tiap manusia, bahkan anak kembar sekalipun tetap ada sisi perbedaan di antara mereka. Dalam menghadapi keunikan anak, Howard Gardner sang tokoh pendidikan dan pakar psikologi perkembangan mengeluarkan teori Multiple Intelligencia, ia mengatakan bahwa tiap anak memiliki intelegencia yang berbeda-beda sehingga kita tidak bisa membatasi bahwa anak yang cerdas hanya yang memiliki nilai Matematika seratus, sebab jika yang dianggap cerdas hanya terbatas pada penilaian Matematika saja, lantas bagaimana dengan anak yang pandai dalam bidang olah raga, keagamaan dan musik? Apakah mereka tidak cerdas? Dalam teori Multiple Intelligencia Howard Gardner, seluruh anak tersebut masuk dalam kategori cerdas.
Nurul Fikri Boarding School sebagai sekolah Islami mencoba menyusun konsep Manusia pemimpin dalam bingkai psikologis CSM yakni Cerdas, Sholeh dan Muslih. Ini menambahkan dua variabel dari teori Howard Gardner yakni Soleh dan Muslih sehingga NFBS diharapkan selalu mampu melahirkan pemimpin-pemimpin baru yang tidak hanya Cerdas secara Fikiran, tapi ia juga Soleh yakni senantiasa mendekatkan diri mereka kepada Allah, takut jika melanggar perintahnya dan senantiasa menjauhi larangan-Nya. Selain itu didikan NFBS diharapkan juga memiliki sifat Muslih, yakni mereka mampu mengaplikasikan kesholehan dan kecerdasan yang dimiliki untuk membangun kesadaran dan perbaikan keluarga, masyarakat kemudian negara.
NFBS senantiasa memberikan apresiasi pada seluruh kebaikan yang dimunculkan oleh santri, jika sebelumnya apresiasi diberikan dalam tiap semester pada ajang NFBS Award Day, maka tahun ini SMAI NFBS mencoba memberikan apresiasi pada santri yang masuk kategori CMS satu bulan satu kali dengan sebuah program bernama Star Of The Month. Mekanismenya seluruh santri berhak untuk mengajukan dirinya atau diajukan oleh orang lain untuk mendapatkan apresiasi dari lembaga berupa Pin Star Of The Month, Sertifikat dan uang pembinaan dengan total Rp. 200.000 per bulan. Adapun kategorinya adalah sebagai berikut :
Cerdas
1. Minimal 3 UH dapat nilai 100 atau nilai terbaik dalam 3 mata pelajaran
2. 3 Besar dalam kompetisi ilmiah/Seni/Olah Raga yang diselenggarakan oleh Diknas maupun non diknas Tingkat Kabupaten-Internasional
3. Ranking 3 Besar Raport Semester
Sholeh (atas rekomendasi Binsan)
1. Tilawah terbanyak, hafalan bertambah banyak, Qiamullail
2. Mengembalikan barang temuan
3. Terajin ke Masjid dalam 1 bulan
4. Pakaian sesuai syariat Islam
5. Terajin Shalat Duha di Kelas atau Masjid
6. Tidak pernah terkena SP pada tahun ajaran 2012-2013 dan bersedia mengembalikan hadiah bila dalam TA 2012-2013 terkena SP
Muslih (atas rekomendasi Binsan dan Tim Adiwiyata)
1. Memberikan nasihat pada kawan
2. Melaporkan pelanggaran kawannya pada tim Kedisiplinan atau Kesiswaan
3. Menyerahkan barang llegal pada Tim Kedisiplinan atau Kesiswaan
4. Peduli lingkungan sekitar NFBS

Senin, 08 Oktober 2012

Guru SMAI NFBS Di OSN Guru Tingkat Nasional


Serang (19/09) – Alhamdulillah, salah seorang guru SMAI NFBS lolos ke Olimpiade Sains Nasional (OSN) Guru tingkat Nasional yang digelar di Park Hotel – Jakarta, 2-8 September 2012. Beliau adalah Ustadzah Wiwi Rabiatul Adawiyah, S.Si yang dalam kesehariannya bertugas mengajar mata pelajaran Matematika di SMAI NFBS. Tahun ini merupakan tahun kedua pelaksanaan OSN guru. NFBS mengirimkan delegasinya dengan harapan dapat semakin meningkatkan motivasi dan kompetensi tenaga pengajarnya.
SMAI NFBS mengirim tiga orang guru ke OSN tingkat Kabupaten yang diadakan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Serang yang diikuti oleh sekitar 40 orang tenaga pengajar se-Kabupaten serang meliputi mata pelajaran Matematika, Fisika dan Kimia (SMA) serta Matematika dan IPA (SMP). Dua orang guru SMAI NFBS berhasil mendapatkan peringkat pertama OSN Kabupaten dan lolos ke tingkat Provinsi.
Di tingkat provinsi, sistem penilaiannya adalah semua hasil lomba dikumpulkan secara nasional untuk kemudian dilakukan pemeringkatan, di mana 20 nilai tertinggi berhak mengikuti OSN tingkat Nasional. Dalam final tingkat nasional yang berlangsung selama sepekan itu juga diselingi dengan berbagai kegiatan pendidikan, seperti : wisata edukasi, seminar nasional serta penampilan para juara OSN guru tahun lalu serta juara lomba kreativitas guru.
Adapun aspek penilaian OSN guru tahun ini adalah ujian teori secara tertulis, penilaian pembuatan bahan ajar, micro teaching, penilaian makalah (risalah akademik) yang dibuat peserta lomba sebelum final itu diselenggarakan dan terakhir adalah penilaian karya ilmiah. Karena informasi tentang pembuatan karya ilmiah tidak sampai NFBS, maka hal itu tidak dipersiapkan sebelumnya dan mengurangi nilai secara signifikan. Dalam kesempatan OSN tahun ini NFBS belum berhasil keluar sebagai juara.
Evaluasi yang harus dilakukan di tahun-tahun mendatang adalah persiapan yang harus lebih matang lagi, bisa mendatangkan trainer khusus atau cara lainnya serta pencarian informasi lomba yang lebih rinci sehingga tidak terjadi lagi kesalahan informasi. Semoga di tahun mendatang dapat meraih hasil yang lebih maksimal. Aamiin

NFBS Menuju Sekolah Adiwiyata


Serang (18/09) – Kondisi lingkungan alam saat ini yang begitu memprihatinkan menuntut kita untuk lebih berperan aktif dalam menjaga dan menanggulangi kerusakannya. NFBS sebagai institusi pendidikan yang bercita-cita melahirkan kader-kader pemimpin bangsa yang beriman sesuai dengan motto-nya “Waj’alna Lil Muttaqina Imama” merasa berkewajiban untuk turut berperan serta dengan cara membangun sekolah berwawasan lingkungan.
Pada hari Senin kemarin, 17 September 2012 SMAI NFBS me-launching program sekolah Adiwiyata yaitu program milik Kementerian Lingkungan Hidup. Dalam usaha menjalankan program tersebut, NFBS khususnya SMAI telah merancang langkah-langkah yang akan dilaksanakan, diantaranya: membuat kebijakan, mengembangkan kurikulum, kegiatan partisipatif, maupun pengembangan sarana dan prasarana yang ramah lingkungan.
Tujuan besar program ini adalah menjadikan sekolah sebagai tempat ideal untuk menimba ilmu pengetahuan dan teknologi serta sebagai tempat untuk menanamkan dan mengamalkan nilai-nilai moral dan etika keislaman.

Rencana kegiatan pun sudah tersusun rapih untuk dilaksanakan dalam jangka waktu 4 tahun ke depan. Dalam hal pengembangan kebijakan sekolah peduli dan berbudaya lingkungan, NFBS akan melakukan pengembangan visi dan misi sekolah adiwiyata serta terus mensosialisasikan visi misi ini dengan berbagai media, mengembangkan pembelajaran pendidikan lingkungan hidup (PLH), pengembangan kapasitas SDM di PLH, pengembangan sekolah untuk terciptanya lingkungan sekolah yang sehat dan bersih serta pengembangan alokasi dana untuk kegiatan PLH.
Selain itu untuk pembenahan kurikulum yang lebih menekankan aspek lingkungan hidup akan dilakukan. Beberapa rencana yang siap dilaksanakan antara lain: penambahan materi lingkungan hidup dalam KBM, pengembangan metode belajar lingkungan hidup dan pelaksanaan kegiatan untuk menambah pengetahuan lingkungan hidup, mebangun kemitraan dengan pihak lain dalam bidang lingkungan hidup serta perbaikan sarana prasarana agar lebih mendukung kesuskesan program ini demi terselamatkannya lingkungan tempat kita tumbuh dan berkembang ini.

PPBN SMAI NFBS ; Pembelajaran Bela Negara Sejak Dini


Oleh : Fahmi Irhamsyah (wakasis SMAI NFBS)
Sebagai negara dengan julukan Jambrud Katulistiwa yang mengandung kekayaan alam tak terhitung serta jumlah pulau yang hampir mencapai angka 18.000 pulau, maka Indonesia sangat rentan terhadap berbagai ancaman keamanan. Baik ancaman negara maupun non negara (Asymetric war), ancaman tersebut dapat berupa ancaman perang senjata maupun non senjata seperti invasi budaya, sains, teknologi maupun rumpun ilmu pengetahuan lainnya yang ditujukan untuk mengeruk kekayaan alam bangsa kita. Dalam konteks ini pertahanan negara harus secara simultan senantiasa diperbaharui agar mampu mengimbangi perkembangan ancaman keamanan.
Untuk menjaga stabilitas nasional maka andil seluruh stakeholder bangsa perlu dioptimalkan. Salah satu sektor yang juga sangat potensial menjaga kemanan negara dari dari ancaman non perang adalah sektor pendidikan. Mengapa? sebab pendidikan sangat efektif dalam membentuk karakter sebuah bangsa, karakter inilah yang kemudian secara otomatis menjaga sebuah bangsa dari ancaman invasi budaya sehingga karakter bangsa dapat tetap terjaga.
Oleh karenanya, pengenalan terhadap pendidikan cinta tanah air harus dilakukan sedini mungkin melalui pendidikan. Salah satu alasan ini pula yang menyebabkan kementrian Pendidikan dan Kebudayaan hari ini sangat concern terhadap Pendidikan Karakter Bangsa (PKB).
Sebagai respon terhadap kebijakan implementasi PKB dalam ranah sekolah, Nurul Fikri Boarding School selalu melakukan terobosan-terobosan baru dan membangun kerja sama dengan berbagai Instansi yang concern dan care terhadap dunia pendidikan khususnya pendidikan karakter. Salah satu buah dari kerjasama yang telah dirajut sejak berdirinya NFBS, Alhamdulillah kini NFBS kembali melaksanakan Bimtek Pendidikan Karakter Bangsa untuk para guru NFBS dan juga beberapa guru sekolah mitra NFBS dilingkungan Kab. Serang, kegiatan ini terselenggara atas dukungan penuh dari Kementrian pendidikan dan kebudayaan.
Selain bimtek PKB, tahun ini NFBS menjalin kerja sama dengan Korem 064/Maulana Yusuf Provinsi Banten untuk melaksanakan PPBN (Pendidikan Pendahuluan Bela Negara) untuk 200 siswa SMAI NFBS. Program ini relevan dengan dengan butir-butir karakter dalam PKB yakni karakter cinta tanah air, peduli lingkungan dan sosial. Selain itu, salah satu tujuan besar dari diselenggarakannya kegiatan ini adalah memunculkan kesadaran para santri agar memiliki rasa cinta tanah air dan kesadaran berbangsa, serta agar seluruh santri NFBS memiliki kemampuan awal bela Negara.
Sejalan dengan visi besar NFBS yakni membentuk imamul muttaqin, maka dalam kegiatan yang akan berlangsung pada tanggal 22-24 oktober 2012 ini santri akan mendapatkan berbagai macam materi dengan metode klasikal dalam ruangan (indoor) maupun out door. Untuk materi dalam ruangan, santri akan mendapatkan beberapa materi dari berbagai narasumber yang kompeten dibidangnya.
Hasil rapat terakhir yang dilakukan pada hari Jumat 28 September 2012, santri akan mendapatkan materi dari beberapa perwakilan instansi dilingkungan provinsi Banten. Dari unsur militer santri akan mendapatkan beberapa materi seperti wawasan kebangsaan, pengantar bela negara, ketahanan nasional, pancasila dan sejarah perjuangan bangsa. Dari Polda Banten santri akan mendapatkan materi tentang kenakalan remaja dan budi pekerti serta kepemimpinan. Dari tokoh masyarakat santri akan mendapatkan materi lifeskill dengan tema kewirausahaan, dan dari BNN santri akan mendapatkan materi bahaya narkoba serta pengetahuan kesehatan. Untuk kegiatan outdoor panitia PPBN telah melakukan komunikasi dengan Pramuka ditingkat Kwarda Banten untuk mengelola kegiatan tersebut.
Selain berbagai materi, panitia PPBN pun telah berkomunikasi dengan delegasi dari kepolisian dan kementrian pertahanan untuk memberikan pengetahuan tambahan tentang proses masuk untuk menjadi taruna di Akademi Kepolisian, Akademi Militer maupun Universitas pertahanan. Dengan begitu diharapkan kelak pengetahuan santri makin bertambah dan lebih banyak pilihan untuk melanjutkan pendidikan setelah lulus dari NFBS. Sebagai bentuk penjernihan hati, dalam PPBN inipun panitia akan melakukan muhasabah malam. Karena cukup padatnya agenda ini maka kami panitia PPBN memohon doa pada seluruh orang tua santri dan pembaca agar kegiatan ini dapat berjalan maksimal dan berbuah kebaikan, yakni munculnya tunas-tunas muda harapan bangsa yang akan memimpin negeri ini dengan tetap berpegang pada Al-Qur'an dan As-Sunnah.

SNMPTN Tulis Dihapus; Dilema Bagi Sekolah Jujur

Oleh : Fahmi Irhamsyah, S.Pd (Wakasis SMAI NFBS)
Santer sudah terdengar bahwa tahun ajaran ini SNMPTN Tulis akan dihapuskan, sebagai gantinya pemerintah akan meningkatkan prosentase penerimaan SNMPTN Undangan. Mengenai jumlahnya terdapat versi berbeda yang penulis dapatkan dari beberapa media. Pertama, ada media yang menyebut kuota masuk PTN adalah 60% melalui undangan dan 40% Ujian Masuk. Ada pula media yang menyebut 90% melalui undangan dan 10%nya melalui ujian masuk. Mengenai jumlah kuota dari tiap sekolah pun beberapa sumber menyatakan perbedaan. Ada yang menyebut kuota persekolah ditentukan oleh akreditasi, misal suatu sekolah memiliki akreditasi A, maka sekolah tersebut berhak mengirim 50% dari jumlah siswanya. namun, jika sekolah tersebut memiliki akreditasi dibawahnya maka jumlahnya semakin menurun. Menurut media lainnya, jumlah tidak ditentukan oleh akreditasi sekolah, artinya setiap sekolah berhak mengirimkan 100% siswanya untuk berlaga dan “beradu nasib” dalam SNMPTN Undangan. Mengapa bisa terjadi perbedaan informasi? mungkin karena hingga hari ini sekolah belum mendapat berita resmi terkait prosedur pelaksanaan SNMPTN2013. Semoga saja dalam waktu secepatnya informasi dapat diberikan.
Sebagai sebuah ilustrasi jika SNMPTN tulis dihapuskan maka sejatinya universitas akan mengalami kesulitan dalam menyeleksi calon mahasiswa nantinya. Mengapa? pertama, akreditasi. jika Akreditasi digunakan sebagai instrumen yang menentukan kuota sekolah, maka akan muncul problematika sebab sudah menjadi rahasia umum bahwa terkadang akreditasi yang sama belum tentu menggambarkan kualitas sekolah yang juga sama. kedua, pembatasan kuota atas dasar akreditasi bisa saja membatasi potensi siswa cerdas yang bersekolah pada sekolah dengan akreditasi biasa saja dari daerah pelosok di negeri ini. Ini jelas akan memberatkan sebab sebelumnya siswa yang tidak lolos SNMPTN undangan bisa mengikuti SNMPTN tulis dari daerahnya masing-masing, bagaimana dengan nanti? mengikuti ujian masuk? berapa banyak Universitas yang sudah dan akan membuka ujian Masuk (lokal) di daerah? bagaimana dengan biayanya? sudahkah menjangkau daerah kecil? sebab akan sangat kasihan jika misalnya seorang siswa cerdas dari papua harus ke pulau Jawa hanya karena ingin mengikuti ujian lokal.
Nilai UN sebagai salah satu penilaian SNMPTN undangan
Hal yang berbeda dalam SNMPTN tahun 2013 juga adalah penggunaan nilai UN dalam penentuan SNMPTN undangan. Berdasarkan analisis penulis ada beberapa hal yang perlu diperhatikan sebelum melaksanakan ini. Pertama, waktu pelaksanaan. Umumnya, informasi PMDK atau SNMPTN undangan telah tiba di sekolah pada bulan Desember dan pengumuman penerimaan melalui SNMPTN undangan sudah bisa diketahui pada bulan april, biasanya sebelum UN berlangsung. Jika harus menunggu hasil UN terlebih dahulu maka kemungkinannya baru bisa diumumkan setelah UN. Sudahkah hal ini dipertimbangkan oleh universitas?
Kedua, kualitas penilaian UN. Pengalaman penulis menjadi Tim Independen pengawas UN dan juga panitia SNMPTN Tulis menunjukkan bahwa SNMPTN Tulis lebih kredibel dan bisa dipertanggungjawabkan daripada UN. Mengapa? karena dalam pelaksanaan UN penulis serta beberapa kawan yang merasakan hal serupa seakan mendapatkan tekanan emosional dari sekolah. Penulis yakin tidak semua sekolah melakukan ini, namun sekolah yang penulis pernah bertugas sebagai tim independen disana, sejak awal kedatangan penulis dan pengawas dari elemen guru menyampaikan keluh kesahnya terkait dengan sekolahnya. Lalu kami digiring pada ajakan untuk tidak terlalu mengawasi atau mencurigai siswa agar tidak menyebabkan stres pada siswa saat ujian sambil beliau menyatakan, “bapak-ibu guru kan punya anak didik juga, jelas bisa merasakan sakitnya kalau anak kita ada yang tidak lulus UN”. Kejadian seperti ini sama sekali tidak penulis dapatkan pada saat menjadi panitia SNMPTN, mengapa? sebab bagi sebagian besar sekolah, tidak lulus 100% dalam UN jelas lebih menyakitkan dari pada tidak 100% anaknya diterima di PTN.
Ketiga, kejujuran dalam UN. Syndrom ketakutan tidak lulus 100% dalam UN ternyata direspon berbeda oleh tiap sekolah, sudah menjadi rahasia umum bahwa ada sekolah yang merespon syndrom ini dengan mendrill siswanya melalui penambahan Jam, Muhasabah meminta pertolongan pada Allah dan senantiasa diajarkan untuk jujur apapun hasil yang didapatkan. Namun tidak sedikit pula sekolah yang merespon ini dengan membuat “tim sukses” yang kadang menghalalkan segala cara. Berita tentang kebocoran soal, jual beli soal, sms jawaban ke handphone pengawas, bahkan sogok menyogok pada pengawas mungkin pernah kita dengar menghiasi proses berjalannya UN.
Tahun ini kemungkinan pemerintah akan menjadikan 20 tipe soal pada tiap kelas, artinya semua siswa akan mendapatkan soal yang berbeda. Namun apakah ini sudah diuji efektif dan objektifitasnya? semoga BAB kualitas kejujuan dalam UN ini juga telah dibahas oleh para pemangku kebijakan pendidikan di negeri ini, jangan sampai dihapusnya SNMPTN tulis justru merugikan sekolah yang komitmen dengan kejujuran. Sebab apalah arti nilai yang tinggi, kelulusan 100% dalam UN dan SNMPTN undangan jika tidak didapatkan dengan jalan kejujuran, bukankah kejujuran salah satu pondasi utama pendidikan?

Sabtu, 21 Juli 2012

SELAMAT DATANG RAMADHAN

Kami keluarga besar OSIS SMA Islam Nurul Fikri Boarding School Banten Mengucapkan 


SELAMAT MENUNAIKAN IBADAH SHAUM RAMADHAN 1433 H
semoga kita dapat menjadi termasuk hamba-hambanya yang senantiasa menyucikan diri

Minggu, 24 Juni 2012

LIBUR TELAH TIBA

Serang (23/06) - Waw gak kerasa ya sob, tahun ajaran 2011/2012 udah berlalu. 1 tahun berlalu dengan cepatnya tanpa kita sadari. Ulangan kenaikan kelas udah kita lalui, praktek juga udah dan sekarang adalah waktunya kita semua merasakan Libur Akhir tahun.
Kita dari OSIS SMAI NFBS Banten mengucapkan selamat buat kamu semua yang udah bersusah payah selama 1 tahun ini dan kalian sendiri udah rasain kan hasil kerja keras kalian belajar selama 1 tahun. buat yang ranking 10 besar kita ucapin selamat atas keberhasilan kalian, buat yang belum jangan patah semangat terus berjuang karena jalan untuk mengukir prestasi masih panjang.
Kita juga ngucapin selamat nih buat teman-teman di kelas 10 yang masuk IPA maupun IPS, gak penting kalian masuk IPA atau IPS semua sama, tinggal kitanya aja mau berusaha untuk mendapatkan nilai yang bagus biar bisa banggain orang tua.
Ok guys, Selamat Berlibur akhir tahun, semoga kita semua bisa lebih baik di tahun yang akan datang. KEEP SPIRIT.... ^_^ (aas)

Senin, 18 Juni 2012

ANTARA PRESTASI, KEPEDULIAN DAN KEJUJURAN

Serang, (19/06) - Sobat sekalian, calon pemimpin masa depan. Kita sebagai seorang remaja terkadang haus akan berbagai prestasi demi meningkatkan citra nama kita. ya patut diakui bahwasannya remaja indonesia memiliki daya saing yang tinggi dengan remaja di negara lain yang notabenenya malah justru lebih memilih menikmati kebebasan pada masa mudanya daripada menghabiskan waktu untuk belajar, belajar, dan belajar.
"lebih baik kehilangan masa muda daripada harus bersusah payah dimasa depan". mungkin bagi sebagian orang ungkkapan itu adalah sebuah motivasi dan penyemangat bagi mereka untuk berprestasi, namun bagi sebagian lainnya malah justru itu hanya sebagai ungkapan semata yang tak memiliki pengaruh apa-apa bagi hidup mereka.
prestasi hanyalah hal biasa bagi sebagaian orang, tapi masalah biasa atau tidak biasa itu kembali pada diri masing-masing bagaimana kita menyikapi hal tersebut. sebuah kisah tentang seorang siswa yang tidak lulus Ujian Nasional 2012 hanya karena ada nilainya yang kurang 0,2 padahal dia adalah seorang atlet Taekwondo pelajar tingkat nasional dengan tingkatan sabuk hitam. tapi dilain hal ada seorang anak, karena jasanya pada sekolah tersebut, ketika nilai Ujian Nasionalnya kurang sekolah malah meluluskannya karena penilaian guru-gurunya terhadap prestasinya yaitu adalah jasanya terhadap sekolah itu.
dari 2 kisah diatas kita bisa mengambil kesimpulan bahwasannya prestasi akan dianggap biasa saja, ketika kita bersikap acuh terhadap lingkungan kita dan sebaliknya ketika kita bersikap peduli terhadap orang lain, lalu prestasi kita kurang maka tanpa kita sadari orang pun akan menghargai kita dan menganggap itu sebagai sebuah prestasi.
Ujian Kenaikan kelas sudah berakhir, Ujian Nasional pun sudah terlewat. tidak terasa tahun ajaran 2011/2012 akan segera berakhir. namun apakah semua prestasi yang kita dapatkan selama ini adalah buah dari sebuah kejujuran kita ? terkadang kita terlupa bahwasannya semua kesuksesan kita dalam bidang apapun akan bertambah apabila kita menjunjung tinggi nilai kepedulian dan kejujuran. bagi sebagian orang lebih baik nilai saya buruk daripada harus mencontek, namun adapula yang sebaliknya, nilai saya harus bagus bagaimanapun caranya. inilah yang patut menjadi renungan untuk kita semua, bahwasannya kejujuran dan kepedulian adalah kunci dari sebuah kesuksesan. tak akan ada prestasi apabila tidak ada kepedulian dan kejujuran yang kita mulai dari diri kita sendiri dan lama-lama akan menular kepada orang lain. semoga kita senantiasa termasuk orang-orang yang jujur. (AAS)

Rabu, 30 Mei 2012

PRESTASI SMAI NFBS PADA BULAN MEI 2012


Serang,30 /5/2012 - alhamdulillah pada bulan Mei ini, SMAI Nurul Fikri kembali mendulang prestasi baik di tingkat kabupaten maupun provinsi. Berikut daftar prestasi SMAI NFBS pada bulan Mei 2012 : 

1. Muhammad Syamil Imtiyazi - medali emas silat kelas G Putra 
2. Muhammad Harits Zaenal - medali emas silat kelas H Putra 
3. Ahmad Fida - medali emas silat kelas I putra 
4. Raden Partinah- medali emas silat kelas H putri 
5. Ainna Fisabilla - medali emas silat kelas D putri 
6. Nida Alifatun - medali emas silat kelas G putri
7. Kurnia Wijaya - medali perunggu silat kelas C putra
8. Muhammad Hanif Abdurrhaman- medali perunggu silat kelas D putra
9. Khansa Khairunnisa - medali perunggu silat kelas F putri
10. Anisa Febriani - medali perunggu silat kelas H putri
11. Mia Ainun Nurjannah - Juara 1 lomba desain poster tingkat kabupaten pada FLS2N dan juara 3 lomba desain poster tingkat provinsi Banten.

insya Allah, siswa yang berhasil mendapatkan medali emas pada cabang silat akan mewakili kabupaten serang pada POPDA (Pekan Olah Raga Pelajar Daerah) Provinsi Banten pada tanggal 29 juni 2012. mohon doa nya.

Semoga kedepannya SMAI NFBS dapat terus mendulang berbagai prestasi serta mohon doanya bagi siswa yang berhasil tembus ke tingkat provinsi pada Olimpiade Sains Nasional agar dapat membawa nama SMAI NFBS hingga ke kancah Nasional dan Internasional. (AAS)

Minggu, 20 Mei 2012

PPM Dan Pelajaran Mendulang Makna

Oleh : Untung Tri Rahmadi, S.Sos
Ahad 13 Mei 2012, ba’da maghrib di masjid Abdul Malik, seorang thalib (santri putra) berbagi pengalaman tentang apa saja yang Ia dapatkan selama sepekan di desa PPM dimana Ia ditempatkan. Dengan gaya cueknya Ia bercerita tentang berbagai hikmah yang Ia dan teman-teman kelompoknya dapatkan. Di esok paginya, sesuai jadwal jam mengajar, saya masuk di kelas 11 IPS thalibah (santri putri), walau tidak saya minta secara khusus, di akhir-akhir sesi mengajar, menggebu-gebu para thalibah bergantian menceritakan pengalaman mereka selama PPM di desa masing-masing.
PPM merupakan singkatan dari Praktek Pengabdian Masyarakat, sebuah program anyar yang digulirkan Bidang Pembinaan Santri (Binsan) Pesantren Ibnu Salam Nurul Fikri. Selama sepekan, dengan dibagi menjadi beberapa kelompok, para santri kelas 11 disebar di berbagai desa di sekitar Cinangka hingga Sirih. Sejak Senin hingga Ahad mereka mencoba beraktualisasi di masyarakat, menghasilkan pengalaman berharga yang belum pernah mereka rasakan.
Walau tidak mendampingi 24 jam penuh selama 7 hari di Kamasan, saya merasakan betul bahwa para santri selama diterjunkan di desa merasa sangat enjoy dengan peran mereka. Mengajar siswa SD hingga SMP atau yang sederajat, ikut mengaji Al-Qur’an di TPA atau rumah para guru ngaji selepas maghrib, dan kegiatan-kegiatan lain yang penuh manfaat menjadi sensasi yang benar-benar mereka nikmati. Dan saya yakin itu pula yang dirasakan oleh santri-santri yang ditempatkan di desa lain dari program PPM ini.
Tentang kedalaman kesan maupun keberhargaan makna terhadap keberadaan mereka selama mengabdi di wilayah masing-masing menjadi sesuatu yang bagi saya pribadi sangat menggetarkan sekaligus mengharukan. Hal itu dapat saya rasakan saat dalam jenak-jenak membersamai santri putra beberapa malam di posko PPM desa Kamasan. Mereka bercerita tentang kegiatan selama seharian bersama para murid madrasah diniyah dan tsanawiyah. Tentang murid-murid diniyah yang lincah dan jenaka. Tentang santri pengajian yang antusias saat dikisahkan sebuah cerita. Tentang plastik besar berisi makanan hasil kiriman kelompok santri pengajian. Tentang tingkah polah mereka yang nge-fans pada kakak santri PPMnya. Bahkan saat suatu pagi saya ikut merasakan menu breakfast asli masakan beberapa santri PPM. Kesemuanya menjadi suatu pengalaman unik dan menggetarkan hati bagi saya secara pribadi. Terlebih saat menghadiri acara perpisahan PPM yang menandai usainya masa pengabdian mereka di desa Kamasan. Bergerombol para murid yang pernah mereka ajar seperti merasa berat berpisah dengan kakak-kakak yang selama sepekan belajar bersama mereka.
Memungut makna. Ya, sepekan keberadaan para santri di berbagai desa pada program PPM ini bagi saya menginspirasikan satu hal tersebut. Dalam waktu yang sangat singkat ini mereka belajar tentang berbagai macam hal dari suatu makna hidup yang sebetulnya telah mereka dapatkan sehari-hari dalam kehidupan mereka, baik secara khusus sebagai santri NF, atau secara umum sebagai insan makhluk ciptaan-Nya. Dalam masa itu mereka belajar tentang nikmatnya bersekolah dengan fasilitas yang jauh lebih lengkap dari adik-adik mereka di desa PPM. Belajar tentang proses mendidik yang ternyata tidak mudah, yang harapannya, karenanya mereka dapat mengambil hikmah untuk tidak bersikap sulit dalam prosesnya untuk dididik, baik oleh gurunya di sekolah, atau oleh orang tua mereka di rumah. Belajar tentang nikmatnya memiliki orang tua yang sangat perhatian terhadap pendidikan anak-anak mereka. Belajar tentang betapa senangnya dihargai, dihormati dan dirindukan oleh murid-murid, yang harapannya pula mereka juga dapat melakukan hal yang sama pada guru-guru mereka di sekolah atau di manapun. Belajar tentang betapa gembiranya saat mengajarkan sesuatu yang sesuatu itu dimengerti dan diikuti oleh para murid mereka. Belajar tentang betapa terenyuhnya saat kita tahu bahwa orang lain begitu merindukan dan mengharapkan kehadiran kita, dan bukan sebaliknya yakni membenci dan tidak menginginkan kita bersama mereka. Belajar, belajar dan belajar, ada begitu banyak pelajaran dalam masa mereka terjun ke masyarakat selama PPM ini.
Terdapat bermacam hikmah yang dapat mereka petik dari kegiatan ini, sebagaimana saratnya makna berharga yang tanpa sadar sebetulnya dapat mereka temukan dalam keseharian hidup mereka selama ini. Semoga masa satu pekan ini menjadi periode waktu mereka meraih percepatan ilmu mengenai kebijaksanaan dalam kehidupan yang karenanya mereka berhak untuk lebih dini meraih mimpi sebagai pribadi pemimpin para orang-orang yang bertakwa. Amiin...Amiin...Ya Rabbal ‘Aalamiin.